Jaringan Client-Server dan Jaringan Router pada Cisco Packet Tracer
DHCP merupakan akronim dari Dynamic Host Configuration Protocol. Fungsi DHCP server ini adalah perangkat yang memudahkan penyebaran IP Address ke sebuah jaringan secara merata tanpa perlu dilakukan dengan manual atau menyebar IP Address satu persatu ke perangkat. Dengan DHCP kita tidak perlu menyetting ip masing - masing pc lagi, dang hanya menyetting ip pada server. Bukalah Cisco packet tracer , disini saya akan menambahkan 4 pc, 2 switch, 2 sever, dan 1 router. Hubungkan lah seluruh device dengan menggunakan copper straight-trough. Aturlah ip pada router, untuk port 0/0 menggunakan ip 192.168.1.4 dengan subnetmask 255.255.255.0 dan port 0/1 menggunakan ip 192.168.2.4 dengan subnetmask 255.255.255.0. jangan lupa ceklis pada port status. Aturlah juga ip pada masing – masing server, untuk server 1 masukkan ip 192.168.1.1 dengan subnetmask 255.255.255.0 dan default gateway ip dari router port 0/0. Dan untuk server 2 masukkan ip 192.168.2.1 dengan subnetmask 255....